Thursday, 15 December 2016

Pedoman Buat Broker properti Pemula

Seperti pada tulisan saya sebelumnya dimana sudah dibicarakan bahwa pekerjaan seorang broker bisa sangat menjanjikan dan menggiurkan bila dilihat dari apa yang dihasilkan. Tetapi tidak semudah itu kawan2, perlu kesabaran yang tinggi dan ketelitian yang matang.

Maka dari itu untuk broker pemula yang harus dimiliki dan dipersiapkan menurut saya ada beberapa hal, diantaranya :

1). Keberanian.
2). Selalu ingin tahu
3). Buku catatan
4). Hapal nama jalan, wilayah dan aksesnya
5). Posting
6). Siap melayani dgn baik calon buyer.
7). Bisa membuat calon buyer tertarik.

1. KEBERANIAN

Keberanian yang saya maksud disini adalah berani untuk mencari bahan listingan baru, Diantaranya berani memasuki hunian2 cluster yang sedang dibangun, temui dan tanyakan kepada orang yang bisa kita anggap dapat menjawab pertanyaan2 kita. Sekedar untuk memastikan apakah properti nya dijual atau di sewa dan bila benar dijual gali informasi detail spesifikasi propertinya itu. Disinilah tugas broker untuk meyakinkan pemilik properti agar bisa mempercayai kita bahwa kita mampu menjual properti yang dimilikinya. Kemampuan ini juga dibekali dari keberanian dan faktor lainnya yang sedang broker jalani.

Itu baru salah satu contoh mendapatkan bahan atau listingan baru.

Hal tersebut diatas bagi para pemula biasanya belum sepenuhnya bisa untuk melakukannya, karena keberanian yang dimilikinya belum begitu besar. Tapi apabila memang ingin lebih mudah, biasanya bisa dibantu oleh teman yang sudah lama bermain diproperti untuk membimbing dan mengajarkannya, dengan cara langsung praktek.

2. SELALU INGIN TAHU

Yang namanya pemula biasanya serba kurang pengetahuan dan pengalamannya. Maka dari itu sangat perlu dituntut untuk banyak bertanya dan selalu ingin tahu.

Biasanya dalam dunia properti masalah yang perlu diketahui dan ditanyakan adalah :

- Macam macam surat sertipikat. Ada SHM, ada SHGB, ada Girik, ada IMB, Dll.
-  Spesifikasi bidang bangunan. Dari luas tanah, luas bangunan, kamar tidur, kamar mandi Dll.
- Spesifikasi bahan bangunan dan interiornya. Bata merah, hebel, batako, keramik, granit, closed, genteng, Dll.
- Akses jalannya. Aksesnya apakah bisa dilalui 2 mobil atau 1 mobil, atau hanya masuk motor saja.
- Lingkungannya. Apakah perkampungan, hunian cluster, komplek, Dll.
- Tempat terkenal yang orang jauh pun mengetahui tempat tersebut. Misal setu babakan, kebun binatang ragunan, Kampus ternama, Stasiun kereta, Terminal busway. Dll.

Beberapa hal tersebut harus diketahui dan ditanyakan oleh para pemula sebagai bahan pengetahuannya. Dimana poin poin diatas bisa dijadikan bahan pembicaraan bagi para calon buyer supaya tertarik.

3. BUKU CATATAN

Buku catatan atau notes atau buku kecil sangat dibutuhkan buat pemula untuk mencatat beberapa listing dan spesifikasinya, agar tidak lupa.
Karena mungkin banyak listing yang berbeda beda harga dan spesifikasinya, sehingga bisa diklasifikasikan berdasarkan harga misalnya.

Mungkin bagi yang sudah lama diproperti tidak terlalu sulit untuk menghapalnya. Tapi buku catatan bisa juga diperlukan sebagai bahan evaluasi.

4. HAPAL WILAYAH LISTINGNYA

Properti yang dipasarkan oleh broker itu harus tahu letak lokasinya di wilayah apa, Jalan apa, juga aksesnya. Karena hal ini yang sering sekali ditanyakan oleh calon buyer sebelum melihat properti yang dicarinya.
Bila sudah hapal wilayah2 properti yang dipasarkan, maka kita akan mudah untuk menjelaskan dan janjian ketemuan dimana dengan calon buyer nya.

5. POSTING IKLAN 

Setelah kita sudah cukup mendapatkan beberapa bahan listing properti yang sudah dicatatnya, maka saatnya menjaring calon peminat peminatnya melalui iklan. Iklan bisa melalui media cetak, surat kabar, majalah. Bisa juga dengan dunia internet. Dan kebanyakan para broker menggunakan dunia internet.
Banyak situs situs web yang menyediakan dan memfasilitasi penjualan properti seperti : olx, rumah.com, rumahdijual.com, rumah123.com, urbanindo.com Dll.

Disinilah perlu punya yang namanya handphone android untuk memasang iklan. Atau bila tidak memiliki paket data internetnya bisa datang ke warnet2 terdekat.
Maka pasanglah listing sebanyak banyaknya, agar calon peminatnya bisa terjaring oleh rayuan iklan kita.

6. SIAP MELAYANI CALON BUYER

Untuk poin ini, handphone sangat diperlukan dan harus selalu aktip. Karena nomer handphone kita sudah terpajang di iklan2 properti. Bila ada calon buyer yang tertarik dengan iklan kita, maka dia akan menghubungi nomor kita.

Terima dan jawablah dengan nada sopan. Buat kesan pertama yang baik, agar calon buyer bisa berlanjut sampai ketemuan.

7. BUAT CALON BUYER TERTARIK

Tahap ini adalah tahap tatap muka atau kunjungannya calon buyer untuk melihat properti yang kita pasarkan.
Bagi para pemula yang sudah mengumpulkan bahan listingan dan mengiklankan terus dapet calon buyer yang mau datang itu senangnya bukan main, karena dia berhasil menjaring dan akan menuai penghasilan. Eiit !! Jangan senang dulu, belum tentu calon buyer itu liat properti kita langsung suka dan mau beli.
Masih banyak prosesnya dan butuh waktu juga kesabaran.

Maka dari itu, pertemuan broker dengan calon pembeli/buyer harus dipersiapkan sikap sikap yang membuat buyer merasa senang dan nyaman. Berikan obrolan obrolan seputar properti yang sedang disurvey nya dan berikan bumbu bumbu yang menarik agar calon buyer bisa langsung ambil keputusan. Disinilah keberhasilan seorang broker dengan keahlian dan kelincahan dalam menggiring calon buyer agar tertarik dengan properti yang dipasarkan.

Pegangan broker yang harus selalu di lakukan adalah layani calon buyer dengan profesional yaitu layani sesuai keahlian dan pengetahuan yang broker miliki tanpa memaksa. Nanti nya buyer akan menilai hasil pelayanan broker tehadap dirinya.

Nanti  akan saya coba jelaskan di tulisan yang berikutnya mengenai tentang seluk beluk calon buyer sampai final membeli lunas properti kita.
Demikianlah tulisan ini, kiranya bisa dapat dijadikan pedoman awal bagi para pemula yang ingin terjun menjadi broker properti, walaupun tulisan saya ini masih banyak kekurangan disana sini. Terima kasih.

Wednesday, 14 December 2016

Jasa Broker properti sangat dibutuhkan bagi penjual dan pembeli



Di zaman sekarang ini yang serba modern dan dinamis ini semuanya serba mudah dan terjangkau. Dengan adanya teknologi handphone yang banyak menyediakan segudang aplikasi yang diinginkan, sehingga penggunanya bisa meluluskan segala keinginannya. Dan juga dari segi transportasi dan layanan jasa semua juga saat ini berkembang pesat, sangat banyak jasa transportasi online dan lain-lain.


Berhubung tulisan disini mengenai masalah properti, maka kemajuannya pun sudah terwujud berkat aplikasi jual beli online melalui situs-situs web yang sudah terkenal di dunia properti. Sehingga para pencari properti tidak perlu repot jalan kesana kemari mencari properti, sekarang hanya cukup menggunakan handphone buka aplikasi tersebut untuk memilah milih mana yang cocok dan sesuai menurut selera dan budgetnya.


Kebanyakan properti yang dipasarkan di internet / situs web berasal dari para broker. Broker atau yang lebih dikenal sebagai perantara inilah yang bekerja memasang iklan-iklan di situs web tersebut.
Para broker memiliki bahan atau list properti yang banyak pada wilayah tertentu. Maka dari banyaknya bahan itu mereka iklan kan. Dan harganya pun bervariasi. Broker juga memiliki hubungan yang dekat dengan pengembang atau pemilik rumah atau pemilik tanah ( owner ) yang akan dijual. Sehingga tidak diragukan lagi bagi para pencari properti untuk memakai jasa nya pada broker. Biasanya bagi pencari properti (buyer) tidak dipungut biaya apapun dari para broker, karena mereka mendapat penghasilannya dari owner yang mendapatkan hasil dari propertinya yang terjual. Tetapi tidak menutup kemungkinan apabila buyer yang ingin memberikan upah sebagai rasa terima kasih rasa puasnya kepada broker juga boleh dan tidak dipaksakan.


Owner properti disini sangat butuh juga dengan jasa broker, sehingga dia nempercayai propertinya dipasarkan oleh broker agar cepat terjual. Karena owner tidak ingin pusing dan lelah melayani calon pembeli / buyer yang belum tentu meminati propertinya.


Kenapa pembeli dan penjual properti membutuhkan jasa broker ? Sedikit alasan diatas itulah yang menyebabkan broker sangat dibutuhkan.
Broker sebagai perantara antara penjual dan pembeli properti biasanya sudah memiliki pengetahuan mengenai spesifikasi properti yang dijual, masalah surat sertipikat, pembuatan surat di notaris, masalah KPR bank dan lain-lain.

Sehingga broker bisa menjelaskan kepada calon buyernya mengenai properti yang ditawarkannya.
Oleh karena itu gunakanlah jasa broker properti yang sudah banyak pengetahuannya mengenai dunia properti. Insya Alloh para pencari properti akan menemukan properti yang di idam-idamkan.

Ini adalah saya

Awal Mula Fungsi dan Jasa Broker Property




Assalamu 'alaikum Wr. Wb. 

Salam Properti
Buat kawan kawan, yang ingin melihat coretan saya mengenai dunia broker properti. Inilah tulisan saya yang pertama, saya baru mencoba untuk menceritakan sedikit mengenai awalnya broker, mungkin barangkali ditulisan saya ini masih banyak yang keliru dan banyak kesalahan, mohon kiranya kirim kritik dan sarannya di komentar demi menambah pengetahuan kepada saya dan kepada pembaca yang budiman.


Memang saat saat inii dunia properti di Indonesia sedang ramai sekali. Banyak perumahan-perumahan dibangun, tanah-tanah kosong jadi hunian perumahan, sehingga lingkungan menjadi bertambah penduduknya.
ini akibat apa ? Akibat banyaknya permintaan dan pencarian seseorang untuk mencari rumah idaman, terutama yang paling banyak mencari ini adalah pasangan muda yang baru menikah atau baru punya anak satu atau dua. Tapi tidak menutup kemungkinan orang tuapun yang punya anak yang sudah besar-besar juga ada yang mencari rumah.  


Nah !! dari sebab itulah sehingga banyak aspek yang berhubungan dengan properti juga turut terdongkrak menjadi ramai. Akhirnya banyak tenaga kerja terserap sebab properti ini, misal dari toko material bahan bangunan yang selalu  kebanjiran order sehingga butuh tambahan tenaga baru,  Untuk progress pembangunannya para pengembang properti butuh tenaga kerja kuli bangunan, mandor dan security.


Oke !!! daripada berpanjang-panjang maka untuk ringkas dan kesimpulannya adalah : Ada  seseorang permintaan properti misal dia ingin rumah daerah tertentu, maka orang yang punya modal (pengembang) yang  menyediakan lahan daerah tersebut akan banyak permintaan.


Nah !!! dari sinilah Fungsi broker dibutuhkan oleh para pengembang, para pengembang butuh pemasaran agar rumah-rumahnya bisa cepat terjual. Tidak mungkin bagi pengembang mengurusi setiap tamu-tamu atau calon pembeli/buyer yang datang diurusi olehnya, sedangkan pengembang banyak sekali yang dikerjakannya. Maka  timbullah seorang broker atau biasa dikenal orang kampung adalah perantara atau makelar, yang mengurusi dan melayani semua calon pembeli / buyer untuk mengantarkan dan menjelaskan properti yang ditawarkannya.

CLUSTER HUNIAN ONE GATE SYSTEM  



Dan untuk detail mengenai kegunaan dan pentingnya broker properti nanti bisa dilanjutkan pada tulisan berikutnya.

Disini terakhir saya akan memberitahukan bahwa pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang menjanjikan dan menggiurkan bagi para pemula yang baru sekali merasakan fee komisinya karena pendapatan dan hasilnya lumayan lah untuk penghidupan. Hasil yang didapat adalah dari fee komisi penjualan properti, misalnya yang umum adalah 2,5% dari harga deal pembelian sebuah properti (bisa rumah, tanah dan bangunan komersial). Yang memberikan fee 2,5% nya adalah pengembang atau pemilik rumah, karena dia yang mendapatkan uang. Dan kita broker dibayar jasanya karena telah membawa calon pembeli dan ia menjadi beli properti tersebut.


Demikainlah untuk sementara coretan saya yang sedikit ini, mungkin barangkali ada komentar untuk yang banyak bergelut didunia property silahkan komentarnya. Terima kasih.